idrchi
indri dwi rachmawati. ♉.

sepertiga dari @kolaborasirasa

kumpulan sajak. cerpen. deskripsi panjang lebar. lebih seperti buku curhat. tapi semoga bisa dinikmati pemilik perasaan yang serupa. selamat datang! :)

#TulisanPesanan: saya senang sekali jika mendapat kesempatan menulis sesuatu untuk siapapun. just contact me then! :D

sajak juni, malam tujuh belas. bersama @tupin_.

@idrchi: Beritakan padanya, Lely, cinta tak melulu perihal memberi, namun juga menjaga duri agar tak menusuk jarinya sendiri. cc: @tupin_
@tupin_: Seorang pernah bilang: "Jatuh cinta itu, lebih lembut dari langkah-langkah semut, ketika merayap." Dan aku percaya, sejak mengenalmu @idrchi
@idrchi: Jika kau mau, @tupin_, bakarlah aku jadi abu. Agar mampu dibawa angin--jauh, jatuh tepat di atas degup jantungmu.
@tupin_: Tapi, @idrchi, aku hanya gantungan kunci, yang bermimpi, menjadi anting di telingamu yang puisi.
@idrchi: Coba ceritakan lagi padaku, @tupin_, tentang malam-malam yang hilang, ketika sepasang mata kita sibuk, saling memberi terang.
@tupin_: Malam itu, @idrchi, kita adalah lampu teplok, di rumah kakek miskin, ujung blok. Tak ada lagi kesepian, di sana.
@idrchi: Lalu kita pura-pura lupa, @tupin_, bahwa malam sudah renta dan pagi berebut masuk jendela. Duh, ternyata bersama tak kenal kata selamanya.
@tupin_: Kita bukan lagi pelupa -atau pura-pura lupa- @idrchi, namun amnesia, dengan kesedihan masing-masing kita.
@idrchi: Kesedihan hanyalah sepenggal kisah lain, @tupin_, tak seberapa melukai dibandingkan dengan kita yang bersisian, tapi saling memunggungi.

selamat pagi, pagi :)

pagi adalah tenang yang memeluk ketika tahu yang jauh selalu baik-baik saja. selamat senin, pagi

pagi adalah sepasang mata yang sulit terbuka, sebab kau dalam mimpi mampu kulihat sempurna. selamat pagi, jauh yang terasa dekat.

pagi adalah akhir yang selesai dan awal yang bermula. berkata baik-baik saja tanpa senyum terpaksa.

pagi ialah sepotong kamu dalam ingatan acak dan harum aroma kopi—menuntut kususun rapi.

Monday, June 17, 2013
"yang sudah, ya sudah. bahkan kau juga tahu, kakimu lelah jika diajak terus berputar di rute yang sama, dengan tujuan yang entah ke mana."
me
"kepergian yang selalu sulit dibiarkan, dan kehadiran yang seringkali tak dipedulikan. duh, bahagia begitu mudah, tapi kita pura-pura lupa."
me
Sunday, June 16, 2013
"jika kau punya waktu, baca lagi redup di mataku. agar kau tahu, bahkan kenangan tak mampu bersembunyi—dari dirinya sendiri."
me
Friday, June 14, 2013
"di bawah kaki langit, barangkali kita hanyalah langkah-langkah kecil yang mengaku punya tujuan, namun tak pintar memilih arah."
me

Ka tulisanku yang aku minta di dm twitter jangan lupaaa yaaa :’)
ditunggu gilirannya segera, ya. semoga mau bersabar :D

"malam memudar dan aku berkemas dari mimpimu. andai begitupun terjadi tentang kau—di balik dadaku."
me
"aku; pilihan yang pada akhirnya tak pernah kaupilih. itulah mengapa terkadang bersetia terasa percuma."
me
 
1 of 225
Next page